oleh

Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SD Negri sukamahi Diduga Tidak Sesuai RAB Dan Terindikasi Mengunakan Bajaringan Bekas

-Pendidikan-137 Dilihat

Bogor, MMJ- proyek rehabilitasi ruang kelas UPTD (unit pelaksana teknis daerah) SDN (sekolah dasar negeri sukamahi) yang beralamat di desa leuwisadeng kecamatan leuwisadeng kabupaten bogor diduga tidak sesuai dengan RAB (rencana anggaran biaya) dan terindikasi koruptor, yang mengakibatkan pekerjaan asal jadi dan juga banyak bahan yang digunakan seperti bajaringan yang bekas. yang mengakibatkan kerugian negara ketika tim media berkunjung ke lokasi sekolah tersebut pada hari rabu (5/11/2025) benar adanya pembangunan RAB sekolah tersebut….. Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) melalui bidang pendidikan sekolah dasar (PSD) yaitu kegiatan rehabilitasi ruang kelas SDN sukamahi dan biaya pelaksanaan sangat pantastis, dalam waktu pelaksanaan 90 hari kalender dimulai dari tanggal 06 oktober 2025 sampai dengan tanggal 31 desember 2025 proyek rehabilitasi ruang kelas ini didapat dari sumber dana alokasi umum (DAU) tahun anggaran 2025 dan sebagai pelaksana proyek sewa klola ini di duga ada permainan antara kepala sekolah sukamahi dengang wakil ketua PGRI yang menjabat juga sebagai kepala sekolah di SDN Cikamarang inisial (J)

Dari hasil temuan tim investigasi media di lapangan sesuai dengan tupoksi apa yang di lihat dan apa yang di dengar sebagai kontrol sosial diduga dengan adanya program proyek pembangunan RKB sekolah SDN sukamahiĀ  yang sumber anggaran APBN yang dialokasikan tidak sesuai (SOP) standar oprasional pembangunan. motifnya dana anggaran umum (DAU) tahun 2025 yang dilaksanakan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan melalui bidang pendidikan sekolah dasar negeri sukamahi ini.

yakni proyek rehabilitasi ruang kelas (RKB)

Saat media konfirmasi minta statment, tanggapan, kepada salah satu pekerja yang ada dilokasi pekerjaan sekolah tersebut. menjelaskan. dalam penggunaan bajaringkn bekas tersebut yang di gunakan atas instruksi dari pengawas, dan kepala sekolah yang benama sari yanti, kami selaku pekerja apa yang diperintahkan kami hanya mengerjakan saja ujarnya.

Tambahannya menjelaskan juga kepada awak media bahwa proyek rehabilitasi ruang kelas SDN sukamahi ini didugaan dijadikan proyek bacakan ajang koruptor, pasalnya dalam pekerjaannya tidak sesuai dengan speak (SOP) ada juga pihak-pihak yang terlibat diduga wakil ketua PGRI berinisial (J) ini. yang mengolektif barang-barang matrialnya dugaan dari matrial sendiri dan jajarannya berdasarkan hasil temuan tim awak media dilapangan.

Banyak kejanggalan yaitu diduga pengawasan dari dinas terkait tidak ada, untuk pengawasan yang ketat,yl yang menghasilkan pekerjaan asal jadi. saat media kunjungn kerja ke sekolah SDN sukamahi kpala sekola tidak ada ditempat, sangat disayangkan bahan-bahan material yang digunakan seperti bajaringan tidak sesuai dengan Spek.(SOP) standar oprasional pembangunanā€ pungkasnya.” Penulis.” (HADRI NDRIANSYAH)

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed