Bandung Barat, MMJ- Penurunan penerimaan Anggaran dana desa (DDcilanggari ,kecamatan gunung,kabupaten Bandung Barat.selama dua tahun terakhir mendapat penurunan yang awal Rp 1,9 miliar,pada tahun berikutnya turun Rp 1,6.milar,untuk tahun 2025 DD desa cilangari hanya mendapatkan 1,4 Miliar.ujar H Sabana selaku kepala desa Cilangari.
DD tersebut sesuai aturan pemerintah anggaranya 15 persen untuk menanggani kemiskinan extrim,sedangkan ketahanan pangan,25 persen di kelola Badan usaha milik desa(BungDes),3 persen untuk administrasi desa.untuk kebutun infrastruktur desa hanya 60 persen.
“Saat ini desa hanya menggelola DD untuk kegiyatan infrastruktur wilayah desa sebesar 60 persen,sementara desa Cilanggari,kebutuhan jalan yang ruksak mencapai hampir 1200 Kilo meter(KM)belum lagi kebutuhan tembok penahan tebing(TPT) ,yang mana daerah desa banyak jalan-jalan yang perlu TPT,begitupun pembuatan aliran sungai tersier,dengan 60 persen dari DD 1,4 miliar,jelas tidak akan terkaper” ujar kepala desa.
Untuk saat ini jalan yang kondisinya bagus di desa Cilangari hanya tiga kilo meter,sisa kondisi jalan desa rusak berat dan sedang,penurunan penerimaan DD jelas memperlambat pembanggunan infastuktur desa.
“Pemerintahan desa Cilangari berharap kepada kementrian desa,untuk menentukan pemberian anggaran DD harus dilihat kondisi infrastruktur wilayah,Janggan sampai desa yang wilayah luas,dan sara prasara umumnya banyak,jangan di samakan dengan desa yang wilayahnya kecil” ujar H Sabana.
Dampak kondisi jalan desa, ruksak berat,sanggat mempengaruhi.kehidupan masyarakat,terutama di bidang ekonomi,serta pendidikan.hal tersebut di keluhkan oleh Solehudin,S,pd.warga desa cilanggari selaku kepala madrasah iptidaiyah,
” Jalan desa yang masih ruksak sanggat mempengaruhi anak yang akan berangkat sekolah,apa lagi jarak tempuh anak kesekolah ada yang mencari,5 kilo meter,di tempuh dengan jalan kaki,apa bila di musim penghujan banyak anak yang tidak masuk sekolah karena jalan licin dan banyak kubangan air” jelas kepala sekolah tersebut. (Adeh)


Komentar